berharap setitik hujan dari langit

berawal di sini
bukan,
saat itu.

perlahan mulai menarik perhatian,
ternyata sungguh menariik !
walau memang tak begitu istimewa…

begitu dekat,
dan semakin dekat,
membuatku kadang lupa,
bahwa kami bahkan tak saling mengenal..

hanya sapa sepintas lalu
lalu tak kunjung
PADAM
terus meluap dalam,
di teriknya mentari
gersangnya kemarau
berharap setitik hujan dari langit…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s