disaat ‘ku diam

benih tak terjamah
namun berkecambah
muncuk ke permukaan
perlahan
tak dipupuk
disiram pun enggan
tetap tumbuh
siapa sangka 
hingga berakar
perlahan 
mulai menyita
apa saja
tak sadarkan waktu
kokoh
berakar kuat
bermandikan mentari
tumbuh perlahan
tanpa sadari
tak peduli

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s